SALURKAN APBN, KPPN SELONG TURUT MENINGKATKAN EKONOMI LOMBOK TIMUR

Lombok Timur – Bulan April merupakan salah satu bulan yang paling ditunggu oleh umat muslim di seluruh Indonesia, karena Idul Fitri 1445 H jatuh pada tanggal 10 April 2024. Euforia menyambut Ramadhan dan hari kemenangan sudah mulai terasa sejak awal bulan Maret. Terlebih setelah 2 tahun lamanya dihadapkan pada kondisi Pandemi COVID-19 yang mengharuskan adanya pembatasan aktivitas yang kemudian dilanjutkan dengan gejolak sosial politik global yang berdampak pada kenaikan berbagai komoditas termasuk yang paling berdampak adalah adanya kenaikan BBM. Setelah proses adaptasi terhadap perubahan kebiasaan sepanjang tahun 2023, kehidupan masyarakat kembali bergeliat positif di tahun 2024 ini.

Tidak berbeda dengan masyarakat di Kabupaten Lombok Timur, suasana Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2024 teramati lebih meriah dibandingkan tahun 2023. Toko-toko yang penuh sesak dengan para pelanggan, pasar yang lebih ramai dibandingkan hari biasa, jalanan yang lebih ramai serta penjual makanan dengan antrian panjang menjelang waktu berbuka puasa. Hal ini menjadi bukti bahwa geliat ekonomi di Lombok Timur bergerak kearah yang jauh lebih baik. Tren ini memberikan multiplier effect terhadap ekonomi masyarakat Lombok Timur, karena manfaat ekonominya tidak hanya diterima oleh pembeli dan penjual saja, namun juga terhadap petani yang men-supply bahan pokok, pengusaha angkutan yang membawa komoditas, maupun tukang parkir.

Negara pun hadir untuk mendukung peningkatan ekonomi Kabupaten Lombok Timur melalui pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pada PNS, Pegawai Non-ASN, Pensiunan dan Penerima Tunjangan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2024 yang mengatur kebijakan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji ke-13. Selain sebagai wujud penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara, THR yang diberikan ini diharapkan juga mampu meningkatkan daya beli sehingga akan memberikan multiplier effect terhadap perekonomian Lombok Timur.

Sebagai instansi vertikal Kementerian Keuangan di Kabupaten Lombok Timur, KPPN Selong telah menyalurkan THR kepada 1.025 Anggota Polri, 1.082 PNS, 141 PPPK dan 226 Pegawai Non ASN dengan total realisasi Rp15,1 Miliar. THR pada KPPN Selong disalurkan kepada 20 satuan kerja vertikal yang dibiayai oleh APBN. Selesai dibayarkan sebelum libur Idul Fitri tahun 2024, THR diharapankan dapat segera dibelanjakan sehingga memberikan multiplier effect kepada masyarakat Lombok Timur di hari raya.

Sementara itu, selain membayarkan THR bagi pegawai pusat, sepanjang Triwulan I 2024, KPPN Selong telah menyalurkan APBN sebesar Rp761,5 miliar (25,79% dari total pagu) yang terdiri dari Rp174,5 miliar untuk belanja Kementerian/Lembaga dan Rp587 miliar berupa belanja Dana Transfer ke Daerah. Belanja Kementerian/Lembaga digunakan oleh satuan kerja vertikal yang terdiri dari belanja pegawai untuk membayar gaji dan tunjangan pegawai, belanja barang untuk biaya operasional, serta belanja modal untuk memperoleh aset tetap.

Pembayaran belanja pegawai sampai dengan Maret 2024 terealisasi sebesar Rp65,1 miliar (24,66 % dari pagu). Sedangkan dari sisi belanja barang, KPPN Selong telah menyalurkan dana sebesar Rp108,4 miliar (43.56% dari pagu), termasuk didalamnya dalah pendanaan kegiatan Pemilu pada Februari 2024 yang lalu. Belanja modal yang digunakan oleh satuan kerja untuk membentuk aset, termasuk penyediaan sarana dan prasarana pendidikan pada Madrasah Negeri yang ada di Lombok Timur telah terealisasi sebesar Rp901 juta (12,64%).

Sejak tahun 2023, seluruh Dana Transfer ke Daerah untuk Kabupaten Lombok Timur disalurkan melalui KPPN Selong. Dan pada Tahun 2024 ini, pagu dana Transfer ke Daerah yang dikelola oleh KPPN Selong adalah sebesar Rp5,85 triliun, yang sampai dengan bulan Maret 2024 telah terealisasi sebesar Rp587 miliar. Dana Transfer ke Daerah yang disalurkan berupa Dana Alokasi Umum (DAU) baik itu yang ditentukan penggunaannya maupun yang tidak ditentukan penggunaannya, Dana Bagi Hasil Pajak dan Sumber Daya Alam, Dana Alokasi Khusus Fisik dan Non Fisik, serta Dana Desa. Rincian realiasi dana Transfer ke Daerah untuk Pemda Lombok Timur sepanjang Triwulan I 2024 dirinci sebagai berikut:

1. Realisasi DAU Block Grant sebesar Rp384,7 miliar yang peruntukannya sepenuhnya diserahkan kepada Pemerintah Daerah.

2. Dana Bagi Hasil Pajak sebesar Rp17,4 miliar.

3. Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam sebesar Rp2,6 miliar.

4. Dana Alokasi Khusus Non Fisik sebesar Rp124,4 miliar yang berupa Dana BOS, BOP, BOK Puskesmas, bantuan operasional KB dan perlindungan perempuan dan anak, dukungan koperasi/UMKM maupun pariwisata.

5. Dana Desa sebesar Rp121,3 miliar berupa Dana Desa Tahap I untuk 186 Desa.

Dukungan Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Lombok Timur melalui pendanaan APBN yang disalurkan oleh KPPN, baik itu melalui belanja Kementerian/Lembaga maupun Dana Transfer ke Daerah merupakan salah satu bentuk nyata negara hadir untuk menjaga momentum pertumbuhan dan stabilitas ekonomi Lombok Timur. Dana yang disalurkan ini, harapannya berputar di Lombok Timur sehingga mampu mendorong ekonomi lokal dan memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Lombok Timur. (*)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Email

Artikel Terbaru

Video Terbaru

Scroll to Top